Breaking News
Loading...
Wednesday, July 21, 2010

Lima Belas Tahun Untuk MP3

7/21/2010
 
Seminggu lalu, lima belas tahun lampau secara resmi akhiran .mp3 menjadi bagian dari berkas audio dengan kompresi format MP3. Format MP3 tanpa diragukan merupakan format musik digital yang paling popular dan paling banyak digunakan sejak ia dijadikan standar mulai tahun 1992 dan sejak 1995 diberi nama MP3.
Bila Insinyur Jerman Karlheinz Brandenburg peneliti di Institut Fraunhofer merupakan Bapak dari format MP3 maka Suzanne Vega acapkali disebutkan sebagai "Ibu" dari MP3. Suzanne adalah musisi dengan lagu ciptaannya "Tom's Diner" yang ngetop saat itu, telah digunakan oleh peneliti di Institut Fraunhofer sebagai referensi untuk mengoptimalkan format MP3, sekaligus ia merupakan titel lagu pertama dengan format berkas .mp3 sejak keberadaannya.

Nama MP3 terpilih berdasarkan hasil polling internal para peneliti di labor institut bidang sirkit terpadu Fraunhofer ISS (Institut für Integrierte Schaltungen) di Erlangen, Jerman. MP3 kemudian menjadi akhiran untuk audio dengan proses kompresi yang formalnya tercatat sebagai ISO Standard IS 11172-3 untuk "MPEG Audio Layer 3". Keputusan dengan pilihan .mp3 diumumkan pada hari Jumat tanggal 14 Juli 1995 dan mulai saat itu .mp3 menggantikan akhiran .bit yang sempat digunakan sebelumnya.

Gagasan pengembangan teknik kompresi yang menjadi acuan para peneliti di Fraunhofer IIS itu, bertolak dari keterbatasan kemampuan telinga manusia yang tidak mampu menangkap sinyal audio sepenuhnya. Jadi untuk berkas yang dikompresi hanya perlu disiimpan bagian dari sinyal audio yang betul-betul dapat ditangkap oleh telinga manuasia saja. Dengan demikian spasi memori yang diperlukan untuk menyimpan musik yang telah didigitalisasi dapat direduksi secara drastis.

Keberadaan format dengan akhiran .mp3 ini kemudian telah memporakporandakan industri musik. Dengan kompresi .mp3 berkas musik digital menjadi hanya sekitar sepuluh kali lebih kecil daripada berkas digital audio compact disc yang ada. Berkas yang lebih kompak ini memudahkan transportasi melalui jaringan Internet yang kemudian dijadikan ajang untuk pertukaran atau berbagi (sharing) berkas audio antar pengguna Internet yang dari sisi hukumnya bermasalah.

source : gudanglinux.com
Rating: 5, Reviewer : Yufex E,

0 Comments:

Post a Comment

Terimakasih telah berkunjung di LpuARmy Blog, budayakan berkomentar dengan nama (jangan pakai Anonymous) dan baik yah :)

sankyu :)
- Admin LpuARmy Blog

 
Toggle Footer